Kambing Laut

May 24, 2007

Alih Tempat [Home] — kambinglaut @ 8:35 am

Berhubung satu dan lain hal, saya lebih banyak menulis di blog wordpress. Di sana saya banyak menulis tentang coreldraw dan lainnya. Alamat saya di wordpress adalah kambinglaut.wordpress.com

May 7, 2007

Jika Tuhan sayang kita, mengapa ada neraka? [Renungan] — kambinglaut @ 10:57 am

Pernah, suatu ketika, ada seorang teman yang bertanya, "Jika Tuhan sayang kepada ummatNya, mengapa Dia menciptakan neraka untuk kita?"

Terus terang aku tidak punya jawaban untuk itu. Pengetahuanku mengenai hal-hal seperti itu tidak mencukupi.  Lagipula aku tidak punya keberanian untuk mempertanyakannya. Tapi….andai kita bebas mempersoalkan dan membahas apapun, apa jawaban dari pertanyaan seperti itu?

Dengan analogi yang sederhana (atau disederhanakan), penjelasannya dapat seperti ini : Kita punya baju yang sangat kita sayangi. Kita tentu menginginkan baju tersebut tetap bersih dan rapi. Tapi, karena suatu sebab, baju tersebut terkena kotoran. Maka yang kita lakukan adalah merendamnya dengan deterjen, memasukkannya ke dalam mesin cuci atau mengilas-gilasnya pada papan gilasan, membilas, meremas, menjemurnya dan (ini yang paling "menyiksa") menyetrikanya. Bayangkan seperti apa rasanya menjadi baju yang mendapatkan perlakuan seperti itu. Itu semua kita lakukan bukan karena kita sangat membenci baju tersebut, justeru sebaliknya, kita sangat menyayanginya. Apa yang kita lakukan semata agar baju tersebut kembali menjadi bersih dan rapi, seperti saat kita pertama membelinya. Akan tetapi, dapat juga ketika baju tersebut terkena kotoran yang sangat lekat atau bahkan sedemikian kotornya sehingga seluruh baju tersebut menjadi kotor dan benar-benar tidak lagi bisa dibersihkan, maka tidak lagi ia pantas diletakkan di dalam lemari. Baju itupun kita jadikan lap atau mendiami tempat sampah.

 

Barangsiapa melakukan kebajikan, betapapun kecilnya, maka kebajikan itu akan kembali kepadanya. Dan barangsiapa melakukan keburukan, betapapun kecilnya, maka keburukan itu pun akan kembali kepadanya. (Al-Qur’an)

 

Kata seorang ulama, Tuhan telah membekali kita dengan akal dan ilmu pengetahuan. Tuhan telah mengutus para rasul dan mewarisi kitab-kitab suci untuk menunjukkan jalan yang baik dan jalan yang buruk kepada ummatNya. Jalan kebaikan, mungkin tidak menyenangkan dan agak berat melaksanakannya, tetapi akan membawa kebaikan pula dan mendapatkan ganjaran pahala. Sedangkan jalan keburukan, mungkin menyenangkan dan memuaskan, tetapi akan membawa keburukan pula dan mendapatkan ganjaran dosa.

 

Pahala adalah point yang harus kita kumpulkan untuk dapat ditukar dengan "hadiah" berupa surga, yang konon memiliki tingkatan-tingkatan sesuai dengan jumlah point yang kita kumpulkan.  Sedangkan dosa adalah penalty yang harus kita bayar dengan berdiam di neraka, yang juga memiliki tingkatan-tingkatan sesuai dengan jumlah penalty yang harus kita bayar. Dan nanti pada akhirnya kita akan dapat masuk ke surga jika telah melunasi semua (berapa lama itu tergantung) penalty yang kita dapat, atau akan tetap berdiam di neraka jika penalty yang kita dapat merupakan yang "tak bisa tertebus". Jadi, katanya, neraka atau surga adalah pilihan kita. Jika nanti kita masuk neraka, bukan berarti Tuhan tidak sayang pada kita, tetapi itu adalah memang pilihan yang kita pilih.

Tapi, bukankah Tuhan juga dapat melakukan apapun termasuk menjadikan kita sebagai orang-orang yang beriman, yang berhati bersih dan taat kepada semua perintah-perintahNya?  Bukankah dikatakan bahwa, "Jika Aku menghendaki, niscaya aku jadikan seluruh orang di muka bumi ini menjadi orang yang beriman".   Lalu mengapa Tuhan tidak menghendaki itu dan malahan jauh sebelum kita ada di bumi ini neraka dan surga telah diciptakan? Seakan-akan telah ditentukan bahwa akan ada manusia yang mengisi sorga dan akan ada yang mengisi neraka.

Wallahu A’lam. 

Jadi, bagaimana dengan kita?

Jika kita meyakini adanya surga dan neraka, maka yang harus kita lakukan adalah berusaha mengumpulkan point sebanyak-banyaknya, dan menghindari penalty sejau-jauhnya. Artinya berbuat baiklah dan kerjakan yang diperintakan Tuhan sebanyak mungkin serta menghindari perbuatan buruk dan yang dilarang sejauh mungkin.

Jika nanti ternyata surga itu memang ada, kita tentu dapat berdiam di dalamnya.  Tapi jika nanti ternyata surga dan neraka itu tidak pernah ada, setidaknya kita telah melakukan perbuatan-perbuatan baik dan akan dikenang sebagai "orang baik".

Tapi, seperti kata Chrisye (alm) dalam lagunya, "..Jika surga dan neraka tak pernah ada, masihkah kau mau bersujud kepadaNya?"

May 2, 2007

one stop [Tips] — kambinglaut @ 4:21 am

Just trying to put a music sound in my blog. I have attached the onestop.mid, the file I got from windows/media. I hope it’ll be ok.
I’ve just add the tag <bgsound src="place where you store your files/filename.mid" loop="-1">
It’s done!

April 27, 2007

Mati itu Perintah Tuhan [Renungan] — kambinglaut @ 10:06 am

nextJika kita orang beriman, yang meyakini keberadaan Tuhan (entah dengan nama apa kita menyebutnya), maka kita harus pula meyakini bahwa apapun yang terjadi semuanya adalah atas kehendak Tuhan. Tuhanlah yang telah menciptakan alam raya beserta segala isinya, juga yang mengatur segala proses dan kejadian-kejadian di dalamnya. Segala galaxy, tata surya, susunan planet-planet yang mengorbit,….semua telah diatur sedemikian hingga berjalan seperti waktu yang lampau, hari ini ataupun nanti. Bagi Tuhan, itu hanyalah hal sederhana, sesederhana ucapan “Jadilah!”, maka terjadilah.


Akan halnya kita, makhlukNya, telah diciptakan dengan kehendakNya, dengan tujuan-tujuan yang kita tidak pernah tahu sampai nanti kita sendiri bisa bertemu langsung dan bertanya (jika memang diinginkanNya).  Tidak ada pilihan apapun bagi kita mengenai hal itu. Tidak ada suka atau tidak suka. Yang bisa kita lakukan hanyalah mengikuti semua yang telah dirancang, dan tentu saja diperintah olehNya.  Kita tidak pernah meminta untuk dilahirkan dan hidup di dunia ini (setidaknya tidak satu orang pun yang pernah menyatakan mengingat hal itu). Tetapi Tuhan lah yang memerintahkan kita untuk lahir dan hidup di dunia ini.

Perintah Tuhan bukan hanya menyangkut tentang kewajiban dan larangan melakukan sesuatu seperti yang tertulis dalam Kitab Suci atau buku-buku agama lainnya, tetapi juga melingkupi segala peristiwa yang terjadi di alam semesta. Perintah Tuhanlah yang membuat planet-planet beredar pada garis orbitnya, adanya gaya gravitasi, matahari memancarkan cahaya, angin berhembus dan sebagainya.  Perintah Tuhan jugalah yang membuat proses kelahiran dan kehidupan berjalan sebagaimana berlaku.  Kalau boleh kita menganalogikan, sama halnya dengan seorang programmer komputer yang menuliskan kode-kode perintah yang membuat suatu sistem komputer bisa berjalan, dan sistem tidak akan berjalan melampaui apa yang diprogramkan.

Demikian itulah, kelahiran dan kehidupan kita hanyalah bagian dari perintah-perintah Tuhan. Dan kehidupan kita dibatasi oleh waktu, yang juga merupakan bagian dari perintah-perintah Tuhan. Jadi, ketika waktu itu telah tiba, maka berakhirlah kehidupan kita dan kita memasuki tahapan perintah baru….kematian.

April 18, 2007

Ada hantu di belakang kita [sharing, photoshop] — kambinglaut @ 7:13 am

Nadia dan kawan-kawan berpose bersama di kantor mereka dengan menggunakan kamera digital milik teman yang lainnya.  Kemudian diserahkan kepada teman yang lain untuk dicetak melalui proses cetak digital.

Hasil cetakannya ternyata membuat mereka terkejut.  Ada apa?

Ternyata ini yang membuat mereka terkejut.


Siapa itu yang ada di belakang kita?  Padahal sewaktu gambar itu diambil, tidak ada siapa-siapa di belakang kita.  Wajahnyapun hanya seperti bayangan atau semacam bias cahaya.  “Iihhh…..ada hantu di belakang kita!” ; Merekapun merinding.  Dan ini cukup membuat heboh teman-teman sekantor.   Apa benar memang ada hantu di belakang mereka?

 

(more…)

April 17, 2007

Contoh Kreasi [kreasi] — kambinglaut @ 2:35 am

Ini adalah beberapa contoh dari kreasiku, yang dibuat dengan photoshop

Si Memey [Images] — kambinglaut @ 2:07 am

Ini adalah si Memey dalam berbagai gaya

April 16, 2007

Aku si kambing laut [Home] — kambinglaut @ 9:11 am

Jika dunia ini padang, maka aku hanyalah seekor kambing
aku berjalan kesana kemari di tengah teriknya matahari
hanya sekedar mencari rerumputan yang dapat mengisi perutku
yang mulai kelaparan
Tuanku melepaskanku di sini, di tengah padang ini
padahal di sini adalah tempatnya para singa dan srigala
yang juga berkelana mencari mangsa sekedar memelihara nafsu mereka
Ya…aku hanyalah seekor kambing yang dilepas Tuanku
di sini, di tengah padang ini, diantara para singa dan srigala
dan aku hanya bisa berteriak, memanggil-manggil Tuanku
hanya pasrah menunggu Tuanku datang dan menyelamatkanku
Dan jika dunia ini adalah lautan
Maka aku tetap hanyalah seekor kambing
Yang entah bagaimana harus bertahan hidup
Diantara para hiu dan paus pembunuh
Aku tetap sebagai kambing
Karena hanya jadi itulah yang aku bisa

April 12, 2007

Bete Kacau Sekali [Uneg-uneg] — kambinglaut @ 6:50 am

Kota Bekasi sekarang ini bukan lagi jadi kota patriot , atau bagasasi (bulan purnama).  Kota Bekasi sekarang lebih ke arah kota yang bikin bete karena kotanya kacau sekali. (more…)

March 30, 2007

Size Does Matter [humor] — kambinglaut @ 6:39 am

Ada seorang pria, sebut saja Mamat, yang merasa kurang PD dengan "ukuran yang dimilikinya".  Ternyata ini membawa pengaruh dalam kehidupan sehari-harinya, terutama bila berhadapan dengan wanita (padahal dari luar kan nggak keliatan ya?) (more…)

Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Dave Shea